20120508

KHASIAT DAN MANFAAT BAWANG PUTIH


Untuk menghindari konsumsi obat antibiotik sintetis, maka kita punya pilihan obat antibiotik yang alami, yaitu bawang putih. Bawang putih mentah penuh dengan senyawa-senyawa sulfur, termasuk zat kimia yang disebut alliin yang membuat bawang putih mentah terasa getir.
Menurut para ahli dari Washington State University di USA, bahwa bawang putih yang biasa digunakan untuk bumbu dapur ternyata memiliki zat aktif 100 kali lebih baik dari obat antibiotik sintetis dalam memerangi racun makanan. Bawang putih juga ternyata memiliki sifat antibakteri, antivirus, anti jamur dan antioksidan.
Menurut studi, dengan mengonsumsi 600 mg bawang putih setiap hari akan menurunkan kadar kolesterol secara drastis, juga bawang putih dapat mengatur kadar gula darah pada penderita diabetes. Bawang putih juga merupakan afrodisiak, karena dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah sehingga membantu ereksi, dan juga memiliki sifat anti bakteri dan anestesi.
Test yang pernah dilakukan membuktikan, bahwa senyawa dialil sulfida yang terdapat pada bawang putih mampu melindungi makanan dari zat berbahaya yang dihantarkan serangga. Penemuan yang telah dipublikasikan di Journal of Antimicrobial Chemotherapy ini membuka jalan bagi teknologi dalam memproses pengolahan daging, karena bawang putih dapat mengurangi risiko keracunan Campylobacter.
“Penelitian ini sangat menarik karena menunjukkan, bahwa senyawa yang terdapat pada bawang putih dapat mengurangi bakteri penyebab penyakit di lingkungan, dan makanan. Campylobacter merupakan bakteri utama penyebab penyakit karena makanan di Amerika dan dunia,” ungkap Dr. Michael Konkel dari Washington State University.
Campylobacter menimbulkan gejala diare, kram, nyeri perut, dan demam, dan bakteri ini juga dinyatakan sebagai penyebab hampir sepertiga dari gangguan kelumpuhan yang langka, yang disebut sindrom Guillain-Barre.
Bawang putih juga dapat dipakai untuk menghilangkan kutil, caranya : bawang putih dikeprek (jangan sampai halus), tempelkan pada kutil dan ikat dengan kain atau plester, biarkan tempel selama 30 menit, maka kulit akan panas dan kutil akan menghitam, dan pada hari berikutnya kutil akan lepas sendiri.
(Diedit dari : Kompas.com & mediaindonesia.com)

........Read More......

20120427

MINYAK ZAITUN TURUNKAN KOLESTEROL LDL


Minyak dalam makanan menjadi salah satu sumber energi padat kalori yang dibutuhkan tubuh, tetapi sekaligus sumber penyakit karena tinggi kolesterol. Tak heran, dengan alasan kesehatan, makin banyak orang memilih santapan bakar atau rebus, tanpa digoreng.
Hal tersebut dibenarkan spesialis gizi dari Hang Lekiu Medical Center dr Inayah Budiasti S SpGk. Menurut dr Inayah, minyak berfungsi dalam metabolisme tubuh sebagai wahana pengangkut vitamin larut lemak yaitu vitamin A, D, E,dan K. ”Selain itu, minyak juga merupakan salah satu sumber asal lemak esensial, yaitu omega 3, 6 dan 9 serta merupakan bahan baku untuk imunitas tubuh,” demikian kata Inayah, juga bahwa minyak tersusun atas unit-unit asam lemak yang berbeda. Proporsi campuran asam-asam lemak tersebut menyebabkan adanya perbedaan di antara minyak, seperti sehat, netral, atau membahayakan kesehatan.
Secara umum terdapat tiga jenis asam lemak, yaitu asam lemak jenuh atau sattured fatty acid, asam lemak tidak jenuh tunggal atau monounsatured fatty acid yang disingkat MUFA, serta asam lemak tidak jenuh ganda atau polyunsaturated acid yang biasa disebut PUFA.
”Minyak zaitun tergolong dalam lemak tak jenuh tunggal dan kaya asam lemak oleat atau omega 9” kata Inayah. ”Sehingga memiliki sifat antilipida. Artinya, kandungan lemak jenis ini mampu menurunkan kadar kolesterol jahat yaitu low dencity lipoprotein (LDL) dan pada saat yang bersamaan mampu menaikkan kadar high density lipoprotein yang dikenal sebagai kolesterol baik.
”Oleh karena itu, minyak ini dinyatakan baik untuk kesehatan jantung,” demikian dr Inayah. Hingga kini, penyakit kardiovaskular yaitu jantung dan pembuluh darah masih menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia. Penyakit ini berkaitan dengan tingginya kadar kolesterol jahat atau LDL di dalam darah. ”LDL punya andil membentuk penumpukan plak pada pembuluh darah, membuat pembuluh darah menyempit bahkan tersumbat, sehingga aliran darah tidak lancar. Inilah yang memicu terjadinya stroke dan serangan jantung,” papar spesialis gizi yang juga praktik di Rumah Sakit Jakarta ini. Inayah mengutarakan, bahwa cara untuk mencegah penyakit kardiovaskular adalah dengan mengubah pola makan yang memicu kenaikan LDL dan menurunkan HDL.
Konsumsi minyak zaitun secara teratur merupakan salah satu pilihan yang dapat dilakukan. Secara terpisah, pakar bio kimia pangan dan gizi Universitas Negeri Jakarta Dr Ir Alsuhendra MSci mengatakan, tingginya kandungan asam lemak tak jenuh pada minyak zaitun khususnya asam lemak tak jenuh dengan ikatan rangkap tunggal yang di dalamnya terdapat asam oleat atau omega 9 dan juga asam linoleat atau omega 6, yakni mencapai 65-85%, membuat minyak zaitun banyak digunakan di bidang kesehatan. Lebih jauh, alumnus Institut Pertanian Bogor ini menyebutkan asam lemak tak jenuh dengan ikatan rangkap tunggal ternyata memiliki keunggulan, yakni lebih sulit teroksidasi. Dengan sifat tersebut, jika dioleskan ke kulit, akan melindunginya dari sinar matahari dan tidak akan terpicu menjadi kanker atau tumor.
(Sumber : Koran Sindo)
........Read More......

20120417

CARA ENAK CEGAH HIPERTENSI


KOMPAS.com Ingin terhindar dari penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi? Cobalah untuk mengonsumsi kedelai dan kismis secara teratur. Riset terbaru para ilmuwan mengindikasikan, konsumsi dua jenis makanan ini patut dipertimbangkan sebagai salah satu bagian dari gaya hidup untuk mencegah hipertensi atau tekanan darah tinggi.
Dua penelitian yang dipresentasikan pada American College of Cardiology Conference pekan lalu menunjukkan, kismis dan kedelai dapat membantu mencegah hipertensi. Menurut salah seorang peneliti, mengunyah segenggam kismis tiga kali sehari dapat membantu menurunkan tekanan darah pada mereka yang memiliki tensinya sedikit di atas rata-rata (pra-hipertensi) setelah beberapa minggu.
Dalam risetnya, peneliti melakukan pengujian secara acak melibatkan 46 orang dengan kondisi pra-hipertensi. Peserta studi diketahui memiliki tekanan darah berkisar antara 120 per 80 militer merkuri (mm Hg) sampai 139 per 89 mm Hg atau lebih tinggi dari tekanan darah orang normal.
Dibandingkan dengan orang yang sering mengonsumsi makanan ringan seperti kue atau biskuit, kelompok pemakan kismis secara signifikan mengalami penurunan tekanan darah atau tekanan darah sistolik sebesar 10,2, atau tujuh persen selama 12-minggu masa studi. Para peneliti tidak mengetahui secara pasti mengapa kismis dapat bekerja efektif dalam menurunkan tekanan darah. Tetapi, mereka berpikir hal ini mungkin disebabkan karena tingginya kadar kalium buah kismis tersebut.
"Kismis kaya akan kandungan kalium, yang telah dikenal manfaatnya untuk menurunkan tekanan darah," kata pemimpin penelitian, Harold Bays, direktur medis dari Louisville Metabolic and Atherosclerosis Research Center.
"Kismis juga merupakan sumber yang baik dari antioksidan yang dapat mengubah biokimia pada pembuluh darah, yang pada gilirannya dapat mengurangi tekanan darah," tambahnya.
Segenggam kismis (sekitar 60 biji kismis) mengandung satu gram serat dan 212 miligram potasium. Kismis sering direkomendasikan sebagai bagian dari diet tinggi serat dan rendah lemak untuk mengurangi tekanan darah.
Sementara pada studi yang lain, di mana melihat khasiat kedelai, menunjukkan bahwa asupan makanan harian seperti tahu, kacang, dan teh hijau dapat membantu menurunkan tekanan darah lebih dari 5.100 orang kulit putih Afrika Amerika berusia 18-30 tahun. Penelitian ini dimulai pada tahun 1985. Di sini, setiap peserta diminta untuk melaporkan sendiri data tentang apa yang mereka makan.
Mereka yang mengonsumsi sekitar 2,5 atau lebih miligram isoflavon per hari - komponen utama dalam kedelai - tekanan darah sistolik turun secara signifikan (rata-rata 5,5 mmHg lebih rendah) ketimbang mereka yang makan kurang dari 0,33 mg per hari. Segelas susu kedelai mengandung sekitar 22 mg isoflavon, atau hampir 10 kali jumlah yang dibutuhkan.
"Temuan kami menunjukkan adanya manfaat dari konsumsi isoflavon secara moderat pada orang dewasa hitam dan putih dalam mengatur tekanan darah," kata Safiya Richardson, peneliti utama studi tersebut.
Richardson menambahkan, konsumsi kedelai bisa menjadi cara untuk orang dengan pra-hipertensi agar tidak menjadi hipertensi. Kedelai dan isoflavon bekerja dengan meningkatkan enzim yang membuat oksida nitrat, yang pada gilirannya membantu untuk memperlebar pembuluh darah dan mengurangi tekanan darah.
"Berdasarkan hasil temuan ini dan studi sebelumnya, kita mendorong orang dewasa untuk memasukkan produk kedelai dalam diet harian mereka untuk mengurangi kemungkinan terkena tekanan darah tinggi," kata Richardson.
-          Produk lebah penangkal kanker
........Read More......

20111005

MANFAAT DAUN KEMANGI


KOMPAS.com - Dalam bahasa Latin, kemangi disebut Ocimum basilicum. Basil dari bahasa Inggris,ocimum berarti tumbuhan beraroma. Aroma harum daun kemangi berasal dari kandungan minyak atsirinya.
Tanaman kemangi dapat tumbuh di sembarang tempat dan toleran terhadap cuaca panas maupun dingin. Kemangi yang ditanam di daerah dingin daunnya lebih lebar dan lebih hijau, sedangkan kemangi di daerah panas daunnya kecil, tipis, dan berwarna hijau pucat.
Kemangi berkerabat dengan selasih (Ocimun sancium), daun mint (Mentho arvensis), dan daun jinten (Coleus amboinicus). Kerabat terdekatnya adalah basil (Ocimun amboinicus). Aroma daun kemangi sangat khas, kuat namun lembut dengan sentuhan aroma limau.
Teh Pereda Batuk
Di Jawa Barat, daun kemangi (disebut surawung) dimakan sebagai lalapan dan digunakan dalam beragam masakan Sunda yang lezat seperti ulukutek oncom leunca (tumis leunca), pais lauk (pepes ikan), laksa bogor, dan karedok. Di Jawa Timur, daun kemangi biasa disajikan dengan nasi krawu, krawu, botok, trancam (urap), pencek tempe, dan ikan bumbu pesmol.
Di Jakarta, kemangi lazim digunakan dalam sajian laksa dan nasi ulam. Dalam masakan khas Manado, daun kemangi sering ditambahkan pada bubur, agar terasa lebih nikmat.
Kemangi juga ditemukan di Thailand (disebut manglok), Mediterania/Italia (disebut genovese), dan India (disebut holy basil atau tulsi). Di Thailand, kemangi digunakan sebagai bumbu masak. Di India dan sebagian wilayah di Afrika, daun kemangi diseduh menjadi teh. Teh kemangi disajikan pada saat pergantian musim, saat masyarakat setempat mudah terserang batuk, pilek, atau demam.
Di Eropa, daun kemangi disuling dan diambil minyak atsirinya. Minyak atsiri kemangi banyak digunakan sebagai bahan campuran dalam pembuatan obat, sabun mandi, biang parfum, lotion, minyak gosok, permen pelega tenggorokan, dan minyak terapi aroma.
Kandungan gizi
Daun kemangi mengandung betakaroten (provitamin A) dan vitamin C. Betakaroten berperan mendukung fungsi penglihatan, meningkatkan respon antibodi (memengaruhi fungsi kekebalan tubuh), sintesis protein untuk mendukung proses pertumbuhan, dan sebagai antioksidan.
Vitamin C antara lain berguna untuk (1) pembentukan kolagen untuk penyembuhan luka dan memelihara elastisitas kulit, (2) membantu penyerapan kalsium dan besi, (3) antioksidan, (4) mencegah pembentukan nitrosamin yang bersifat karsinogenik (menyebabkan kanker).
Kolagen merupakan senyawa protein yang memengaruhi integritas struktur sel di semua jaringan ikat, seperti pada tulang rawan, matriks tulang, dentin gigi, membran kapiler, kulit, dan tendon (urat otot). Daun kemangi kaya akan mineral makro, yaitu kalsium, fosfor, dan magnesium. Kalsium penting bagi pembentukan dan pertumbuhan tulang, transmisi impuls saraf, membantu kontraksi otot, dan membantu mengaktifkan reaksi enzim.
Fosfor berperan dalam pertumbuhan tulang, membantu penyerapan dan transportasi zat gizi, mengatur keseimbangan asam dan basa. Magnesium membantu merilekskan jantung dan pembuluh darah, sehingga memperlancar aliran darah.
Komponen Non-gizi
Daun kemangi juga mengandung komponen non-gizi antara lain senyawa flavonoid dan eugenol, arginin, anetol, boron, dan minyak atsiri. Flavonoid dan eugenol berperan sebagai antioksidan, yang dapat menetralkan radikal bebas, menetralkan kolesterol dan bersifat antikanker.
Senyawa ini juga bersifat antimikroba yang mampu mencegah masuknya bakteri, virus, atau jamur yang membahayakan tubuh. Daun kemangi sangat bagus dikonsumsi wanita karena eugenol-nya dapat membunuh jamur penyebab keputihan.
Kandungan arginin-nya dapat memperkuat daya tahan sperma dan mencegah kemandulan. Senyawa anetol dan boron juga sangat berperan dalam menjaga kesehatan reproduksi pria dan wanita.
Anetol dan boron dapat merangsang kerja hormon estrogen dan androgen, serta mencegah pengeroposan tulang. Hormon estrogen dan androgen berperan dalam sistem reproduksi wanita.
Minyak atsiri mudah menguap dan mempunyai aktivitas biologis sebagai antimikroba. Minyak atsiri dibagi menjadi dua komponen, yaitu komponen hidrokarbon dan komponen hidrokarbon teroksigenasi atau fenol. Fenol memiliki sifat antimikroba sangat kuat.
Minyak atsiri dapat mencegah pertumbuhan mikroba penyebab penyakit, seperti Staphylococcus aureus, Salmonella enteritidis, dan Escherichia coli. Minyak atsiri juga dapat menangkal infeksi akibat virus Basillus subtilis, Salmonella paratyphi, dan Proteus vulgaris.  
Eugenol-nya dapat membunuh jamur penyebab keputihan. Dan stigmasterol dapat merangsang ovulasi (pematangan sel telur). Komponen tannin dan seng-nya dapat mengurangi sekresi cairan vagina, sedangkan asam amino triptofan dapat menunda menopause. Komponen flavonoid seperti orientin dan vicenin pada daun kemangi mampu melindungi struktur sel tubuh. Sementara itu, komponen flavonoid seperti cineole, myrcene dan eugenol bermanfaat sebagai antibiotik alami dan antiperadangan.
Berbagai Khasiat
Di dalam buku A Dictionary of Practical Material Medical disebutkan, sari daun kemangi berkhasiat untuk mengatasi diare, nyeri payudara, batu ginjal, gangguan pada vagina, dan albuminaria (terbuangnya albumin melalui urin). Para peneliti dari Center for New Crops and Plant Products, Purdue University, Amerika Serikat, menyatakan bahwa daun kemangi berpotensi membantu meredakan sakit kepala, pilek, diare, sembelit, cacingan, gangguan ginjal, sakit maag, perut kembung, masuk angin, kejang-kejang, dan badan lesu.
Di Indonesia, secara tradisional daun kemangi digunakan untuk mengatasi perut kembung/masuk angin dan deman pada anak balita. Daun kemangi diremas bersama bawang merah dan minyak kelapa, kemudian dioleskan ke perut, dada, dan punggung. Konsumsi lalap daun kemangi juga dipercaya clapat mencegah bau badan dan bau mulut, serta memperlancar ASI.
Daun kemangi mengandung berbagai komponen bioaktif non-gizi. Komponen 1-8 sineol-nya diduga dapat membantu mengatasi ejakulasi dini pada pria. Komponen apigenin fenkhona dan eugenol diduga dapat meningkatkan kualitas ereksi penis. Arginin dapat memperkuat daya hidup sperma (membantu mencegah kemandulan) dan menurunkan kadar gula darah.
Komposisi gizi per 10 gram daun kemangi
Zat Gizi                       Kadar
Energi (kkal)                46
Protein (g)                   4,0
Lemak (g)                   0,5
Karbohidrat (g)            8,9
Kalsium (mg)               45
Fosfor (mg)                 75
Besi (mg)                    2
Vitamin A (RE)           750
Vitamin B (mg)           0.08
Vitamin C (mg)            50
Air (g)                         85                             

Prof DR Made Astawan Ahli Teknologi Pangan dan Gizi Institut Pertanian Bogor (IPB)
(Sumber : Kompas.com)
........Read More......

20100802

PRODUK LEBAH PENANGKAL KANKER

Konsumsi madu, royal jelly, bee pollen dan  propolis secara teratur dapat memangkas risiko kanker hingga separuhnya. Produk lebah, menurut herbalis Yellia Mangan dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.  Hasil studi, produk yang dihasilkan dari lebah mampu mengurai reaksi buruk akibat radiasi.
Penggunaan madu sebagai obat dimulai sejak zaman Yunani dan Mesir kuno. Saat itu di Mesir, madu merupakan salah satu dari 500 obat terpopuler. Muncul julukan “sari madu para dewa”, hingga raja Mesir yang meninggal pun dibekali sebotol madu untuk kehidupan di alam baka.
Dalam Tradisional Chinise Medicine (TCM), madu digunakan sebagai penetral racun, penyeimbang fungsi hati, pereda rasa sakit, dan sebagai antibiotik.
Glukosanya Tinggi
Madu adalah zat manis alami yang dihasilkan lebah yang berasal dari bahan baku nektar bunga. Zat yang terkandung dalam madu adalah glukosa, fruktosa, maltosa, sukrosa, karbohidrat, enzim diatase, enzim invertase, dan zat warna yang bervariasi, bergantung nektar bunga.
Glukosa dalam madu berkhasiat mengembalikan cairan tubuh dengan cepat. Fruktosanya dapat mengurangi kerusakan hati. Enzim diatase dan invertase mengurangi pati, protein, dan glikosida yang berlebihan dalam tubuh.
Dalam penyembuhan dan pencegahan kanker, madu meningkatkan daya tahan dan sistem kekebalan tubuh. Madu juga mempercepat penyembuhan luka, baik luka kanker atau luka bekas operasi pengangkatan kanker.
Menurut Dr. F.G. Winarno dari Pusat Pengembangan Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor, di bukunya : Madu, Teknologi, Khasiat, dan Analisis, gula dan mineral dalam madu berfungsi sebagai tonikum bagi jantung. Otot-otot jantung bekerja tanpa henti, sehingga selalu membutuhkan glukosa sebagai sumber tenaga untuk mengganti energi yang hilang.
Para peneliti dari Amerika Serikat menyatakan, pasien penyakit jantung berat yang mengonsumsi madu 70 persen perhari selama 1-2 bulan, kondisinya semakin membaik, penerimaan darah makin normal, serta kekuatan jantungnya meningkat.
Menurut Yellia, madu dapat dicampur dengan obat herbal atau minuman lain sebagai pengganti gula, juga dapat diminum langsung. Agar mendapatkan khasiatnya, Yellia menyarankan minum madu 3 sendok makan per hari.
Bee Pollen
Produk lebah lainnya, bee pollen, yakni serbuk sari bunga yang dikumpulkan lebah sebagai cadangan makanan. Bee pollen mengandung lisin, leucine, arakidonat, linoleat, asam linolenat, thiamin, riboflavin, asam nikotin, asam pantotenat, potasium, fosfor, sulfur, kalsium, selenium, sodium, magnesium, besi, alumunium, tembaga, mangan, nikel, titanium, klorin, silikon, boron, iodium, molibdenum, dan vitamin B12.
Dinyatakan Yellia, betakaroten yang terkandung dalam bee pollen merupakan “kolektor” radikal bebas yang ditimbulkan oleh radiasi. “Kandungan zat yang terdapat dalam bee pollen sangat berguna untuk mencegah pertumbuhan sel kanker dan menstabilkan proses regenerasi dan rehabilitasi sel,” paparnya.
Bila membeli bee pollen dalam bentuk pellet (butiran kecil), tambahnya, sebaiknya dihaluskan dahulu sebelum dikonsumsi. Untuk menjaga stamina, bee pollen dikonsumsi 1/2 sendok makan per hari. Cara mengonsumsinya, dapat dicampur madu dan diminum saat perut masih kosong, misalnya 15 menit sebelum makan.
Produk lebah yang sulit diambil adalah propolis atau getah perekat yang digunakaan lebah untuk menempelkan sel-sel penyusun sarang dan mensterilkan telur lebah sebelum diteteskan. Lebah pekerja mendapatkan propolis dari getah tanaman.
Menurut Dr. Aji Suranto, Sp.A, praktisi apitherapy di Perhimpunan Dokter Indonesia Pengembang Kesehatan Tradisional Timur (PDPKT) DKI Jakarta, propolis sangat berguna sebagai antibiotik, perangsang sistem kekebalan tubuh, dan meningkatkan kerja pagosit dalam sel darah putih.
Untuk pencegahan dan penyembuhan kanker, propolis berfungsi sebagai antioksidan dan memberikan perlindungan kepada sel. Zat yang ada dalam propolis antara lain resin, bioflavonoid, vitamin B kompleks, vitamin A, dan mineral.
Di pasaran, propolis tersedia dalam bentuk pil kasar, kapsul, dan cair. Bisa juga terkandung dalam berbagai produk, seperti pasta gigi, minyak gosok, dan obat-obatan.
Royal Jelly
Dalam perkembangan dunia kesehatan, manusia menemukan produk lebah yang paling hebat, yakni royal jelly. Produk ini berupa cairan pekat berwarna putih. Sering disebut HI Potency Lyophilized Royal Jelly, dan pertama kali ditemukan di Dezhou, Cina.
Produk ini adalah zat istimewa yang dihasilkan melalui proses dari kelenjar air liur lebah-lebah muda atau lebah pekerja. Royal jelly khusus dipersembahkan untuk ratu lebah atau larva (calon ratu lebah).
Dengan makanan ini, ratu lebah mampu bertelur 1.000-1.500 butir setiap hari sepanjang hidupnya. Ratu lebah dapat hidup 6-7 tahun, sedangkan lebah biasa hanya bisa hidup selama 3 bulan.
Produk ini merupakan suplemen yang kaya akan hormon alami, zat gizi, enzim biokatalisator, dan protein dengan kadar nitrogen tinggi. Kandungan yang terdapat dalam royal jelly adalah fruktosa, glukosa, sukrosa, sistein, lisin, arginin, 10-hidroksi-2-decanoic, vitamin C, dan vitamin B, seperti thiamin (B1), riboflavin (B2), niacin (B3), biotin, inositol, dan asam pantotenat (B5).
Menurut Dr. Aji Suranto, Sp.A, kadar vitamin B yang terkandung dalam royal jelly jauh lebih tinggi dibandingkan dengan makanan lain. Berguna untuk menormalkan dan mengatur fungsi sel. Kandungan asam pantotenatnya berkhasiat memperkuat organ tubuh, memperlambat penuaan, serta sebagai antivirus dan antikanker. Untuk yang menderita kanker, produk ini sangat bermanfaat sebagai suplemen pendukung untuk mempercepat penyembuhan.
Royal jelly juga dimanfaatkan untuk meningkatkan stamina dan fungsi seksual.
(Sumber : Kompas.com)
........Read More......

20100728

BUAH SAWO BAIK UNTUK JANTUNG

Sawo sebagai buah yang manis rasanya, selain kaya gula juga mengandung zat gizi lain seperti mineral, vitamin, karbohidrat dan serat pangan. Buah ini juga baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Buah sawo (Achras sapota L.) cukup dikenal masyarakat Indonesia, baunya harum dan rasanya manis lezat. Dalam bahasa Inggris, sawo disebut sapodilla, chikoo, atau sapota. Di India, sawo disebut chikoo, di Filipina dikenal sebagai tsiko, dan di Malaysia ciku. Masyarakat Tionghoa menyebut buah sawo sebagai hong xiêm.
Buah sawo matang biasanya dikonsumsi dalam keadaan segar.  Rasa getahnya masih sering melekat pada mulut. Buah matang dapat dibuat minuman segar atau sebagai campuran es krim, tetapi belum diusahakan secara komersial.
Sawo berasal dari Amerika Tengah dan Meksiko. Di India, Sri Langka, Filipina, Meksiko, Venezuela, Guatemala, dan Amerika Tengah, buah sawo sudah dibudidayakan secara komersial. Di Indonesia, sawo umumnya dibudidayakan sebagai tanaman pekarangan untuk dinikmati buahnya, terutama di daerah Sumatera Barat, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat.
Biji sawo berwarna hitam berkilat atau cokelat kehitaman, bentuknya pipih dan besar. Biji sawo mengandung saponin, kuersetin, dan minyak sebanyak 23 persen. Biji sawo sebaiknya tidak dikonsumsi karena kandungan asam hidrosianik yang cukup tinggi dapat menjadi racun. Bunga sawo merupakan bahan utama pembuatan parem, yaitu bubuk obat tradisional yang digosokkan pada seluruh badan pada ibu yang baru melahirkan.
Rasa buah sawo yang manis membuat buah ini banyak penggemarnya. Rasa manis ini disebabkan kandungan gula dalam daging buah, yang kadarnya berkisar 16-20 persen.
Bukan hanya gula, dalam daging buah sawo terkandung pula lemak, protein, vitamin A, B, dan C, serta mineral besi, kalsium, dan fosfor. Komposisi gizi buah sawo dapat dilihat pada tabel.
Buah sawo memiliki kandungan mineral cukup baik. Buah ini merupakan sumber kalium yang baik, yaitu 193 mg/100 g. Di lain pihak, memiliki kadar natrium yang rendah, 12 mg/100 g. Perbandingan kandungan kalium dan natrium yang mencapai 16:1, menjadikan sawo sangat baik untuk jantung dan pembuluh darah.
Selain kaya kalium, sawo juga mengandung sejumlah mineral penting lainnya. Kandungan mineral lainnya per 100 gram buah sawo adalah: kalsium (21 mg), magnesium (12 mg), fosfor (12 mg), selenium (0,6  mg), seng (0,1 mg), dan tembaga (0,09 mg).
Sawo juga kaya akan vitamin C, yaitu 14,7 mg/100 g. Konsumsi 100 gram sawo dapat memenuhi 24,5 persen kebutuhan tubuh akan vitamin C setiap hari. Vitamin C dapat bereaksi dengan berbagai mineral di dalam tubuh. Vitamin C berperan penting dalam metabolisme tembaga.
Selain itu, konsumsi vitamin C dalam jumlah cukup dapat membantu meningkatkan penyerapan zat besi. Vitamin C juga dapat berinteraksi dengan berbagai vitamin lain, seperti vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan.
Buah sawo juga mengandung asam folat, 14 mkg/100 g. Asam fo¬lat diperlukan tubuh untuk pembentukan sel darah merah. Asam folat juga dapat membantu pencegahan terbentuknya homosistein yang sangat berbahaya bagi kesehatan.
Vitamin lain yang juga terkandung pada buah sawo adalah: riboflavin, niasin, B6, dan vitamin A. Meskipun dapat digunakan sebagai sumber vitamin dan mineral, sawo sebaiknya tidak diberikan kepada bayi karena getahnya dikhawatirkan akan mengganggu saluran pencernaan.
Buah sawo juga mengandung banyak gula, sehingga baik untuk digunakan sebagai sumber energi. Namun, buah ini tidak dianjurkan bagi penderita diabetes melitus karena dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat.
Empuk dan Mulus 
Sawo yang siap dikonsumsi adalah sawo matang. Buah mentah tidak enak dimakan karena keras, rasanya pahit dan kelat disebabkan tingginya kandungan tanin dan kaustik. Sawo berkualitas baik adalah sawo yang empuk dan berwarna cokelat tua.
Masalah bentuk dan besarnya tidak jadi masalah, yang terpenting kulitnya harus mulus. Jangan memilih sawo yang ada luka, goresan, atau lubang sekecil apa pun. Selain itu, jangan memilih sawo yang di kulitnya ada bekas getah. Sawo yang kulitnya cacat, daging di bawahnya akan rusak atau keras.
Buah yang telah matang dapat disimpan pada suhu rendah untuk memperpanjang umur simpannya. Buah matang yang disimpan pada suhu 0 derajat Celsius dapat bertahan selama 12-13 hari. Buah yang masih mentah bila disimpan pada suhu 15 derajat Celsius dapat bertahan dalam keadaan baik selama 17 hari. Buah sawo mentah yang disimpan pada suhu lebih rendah lebih dari 10 hari, tidak akan matang secara normal.
Untuk merangsang supaya cepat matang, sawo perlu diperam, setelah dicuci untuk menghilangkan bagian kulitnya yang mati. Ada beberapa cara pemeraman. Buah ditempatkan dalam wadah yang tertutup (misalnya dalam peti atau karung) selama beberapa hari. Namun, cara pemeraman demikian akan menjadikan buah matang tidak dalam waktu bersamaan. Guna mendapatkan sawo yang matang serentak, buah dimasukkan ke dalam tempat yang tertutup rapat, kemudian diberi karbit atau diasapi.
Buah sawo sangat rawan tercemar mikroba karena kandungan air dan zat gizinya yang tinggi.Geotrichum candidum, Cladosporum oxysporium dan Penicillium italicum adalah contoh mikroba yang sering terdapat pada buah sawo.
Untuk menjaga agar sawo yang matang tidak diserang mikroba patogen, sebaiknya gunakan fungisida benlate. Perlakuan secara alamiah, tanpa menggunakan zat kimia, sulit sekali untuk mendapatkan hasil terbaik. Karena itu, untuk menjaga keamanan, sebaiknya buah sawo dicuci terlebih dahulu sebelum dimakan.
(Sumber : Kompas.com ; by Prof Made Astawan - Ahli Teknologi Pangan dan Gizi IPB)
........Read More......